Buku ini membuka selubung yang menutupi problematika kehidupan modern. Digambarkan bahwa masyarakat modern terbelenggu dalam bermacam-macam keirasionalan. Suatu perkembangan dari usaha untuk meraih pemahaman yang rasional tentang dirinya dan lingkungan hidupnya.
Buku ini mengkaji tentang Semar, salah satu tokoh wayang kulit yang secara simbolik mencerminkan berbagai segi kehidupan manusia. Tokoh kedewaan dalam wayang ini mempunyai tempat yang kompleks dalam kebudyaan Jawa. Pada dasarnya, Semar adalah simbol yang padat, sifatnya ringkas tetapi mampu menciptakan berbagai macam simbol yang luas ragamnya.
Buku ini dibagi tiga bagian pokok yaitu: sains & teknologi, masalah tanah, dan tata lingkung.
Risalah kecil ini menguraikan secara bersahaja beberapa tata nilai dari sumber kekuatan moral yang menjadi acuan zaman yang dinamis, dan dengan sendirinya dapat di lestarikan secara terhormat.
Buku ini perlu bagi mereka yang tenggelam dalam kesehari-harian wadaq yang sering terasa hampa tanpa makna. Namun perlu juga bagi kaum yang lebih rohani (dari agama mana pun yang tetap ingin ingin menghargai segala yang fana ini secara lebih mendalam.
Telaah buku ini berpusat pada satu hal: manusia. Siapakah manusia itu? mengapa manusia memegang peranan penting dan mampu memberi nilai dalam kehidupan, lebih daripada mahluk lainnya?, sebuah buku yang layak dibaca oleh pemerhati lasalah-masalah sosial dan kemanusiaan.
Buku ini yang berpengalaman di bidang pengajaran dan riset, merekam perkembangan filsafat dewasa ini, yang memilih manusia seabgai mahkluk hidup, manusia denganafektivitasnya.
Buku ini dipersembahkan bagi siapa saja yang pernah jatuh cinta, sedang jatuh cinta, atau berharap akan menemukan cinta di masa datang. Kisah-kisah ini akan meninggalkan bekas yang tak terhapuskan di hati anda dan memberi anda inspirasi untuk menghayati hidup yang penuh bahagia, harapan, dan rasa syukur.
Sepuluh persoalan aktual mewarnai buku ini, didekati dari filsafat manusia yang relevan dengan tantangan kehidupan modern